Kuncinya Matikan Bambang dan Aliyudin

jkt-sfc-latihan-sudirman.jpgPERSIJA memang tim elite. Lini ke lini diisi pemain bintang. Namun, skuad Isman Jasulmei ini bukanlah tim tak terkalahkan. Kerap pula tampil tidak segarang julukannya Macan Kemayoran. Satu bukti, ada 9 kekalahan yang diderita Persija selama babak penyisihan Liga Indonesia (Ligina) XIII berlangsung. Masing-masing atas Persitara (1-2), Sriwijaya FC (1-2), PSIS (0-3), PSS (1-2), Persib (0-3), Pelita Jaya (0-3), PSDS (0-2), Persiraja (0-1), dan PSMS (1-3).
“Setiap tim pasti punya kelemahan termasuk Persija. Jadi, kami akan berusaha untuk mengatasi mereka. Meski tim ini mendapat dukungan puluhan ribu suporternya,”  ungkap kiper SFC, Ferry Rotinsulu, kemarin (5/2).    Mencermati kekuatan sesungguhnya Persija, hanya terletak pada satu elemen. Tak lain duet striker lokal Aliyudin dan Bambang Pamungkas alias Bepe. Tanpa keduanya, jawara Liga Divisi Utama (Ligatama) musim 1964, 1973, 1975, 1977 dan 1979  ini tak ada apa-apanya. Sama seperti tim lain kebanyakan. “Kami tidak takut. Namun, kami juga tidak mau gegabah untuk membiarkan bola berlama-lama di kaki kedua striker Persija itu,” timpal defender SFC Charis Yulianto, yang 2005 lalu justru berbaju Persija.
Memang klop, untuk bisa mengendus tiket final Ligina XIII, duet ini harus dimatikan. Tak ada ruang yang pantas diberikan untuk duo maut tersebut. Mesti diakui, keduanya adalah duet lokal paling ganas dan produktif.        Sama-sama mengemas 17 gol. Jadi, untuk duet ini saja sudah membukukan 34 gol alias tiga perempat dari total 58 gol Persija.   SFC pun secara keseluruhan memang lebih baik dari Persija. Telah mengemas  63 gol. Namun, duet Christian  Lenglolo-Keith Kayamba andalan SFC, masih kalah produktif. Lenglolo  mengemas 16 gol, sementara Kayamba 13. Terpaut selisih 5 gol dari duo Persija.
“Saya tidak janji cetak gol. Namun, saya jamin bahwa saya akan tampil maksimal,” sergah Keith Kayamba. Taktik khusus bakal diperagakan SFC untuk mematikan duet maut Macan Kemayoran tersebut.      Charis Yulianto bakal menjegal penetrasi Bambang Pamungkas. Sementara Slamet Riyadi atau Ambrizal, khusus “melumat” kaki Aliyuddin. Sebuah duel yang sangat panas dan menarik.  Persija dijamin bakal tampil garang. Sementara SFC siap gila-gilaan demi sebuah tiket final. (Sumber :Sumeks)

2 Responses to Kuncinya Matikan Bambang dan Aliyudin

  1. Niku says:

    Hidup Wong Kito Galo!!! Bangga jadi orang palembang……..pempek paling lemak, kainnya songket terkenal semancanegara, Sejarahnya luar biasa, kota terbersih se-Indonesia….wongnya cantik2….dan Bravo Sriwijaya FC….jangan terlalu berbangga dan lupa daratan, tapi teruslah berlatih menjadi yang terbaik!!!

  2. Imam says:

    Aliyudin datang ke Pariaman ya di pasar pariaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: