Ujian bertubi-tubi mendera Laskar Wongkito , Pasca kekalahan 4-2 atas Seoul FC di kandang sendiri kemarin (10/30) , sekarang Sriwijaya FC dihadapi masalah krisis Kiper. Saat ini Sriwijaya FC mempunyai 4 kiper, Ferry Rutin Sulu (sedang menjalani perawatan di RS. Singapura), Dede Sulaiman (Cedera otot engkel kaki), Afriyanto (masa perawatan setelah operasi patah kaki di RS. Charitas), Indrayadi (merangkap pelatih kiper). Sementara itu Fauzi Toldo yang baru saja di rekrut belum bisa di turunkan karena belum turun surat dari AFC.
Dengan kondisi seperti itu Sriwijaya FC harus melakoni laga berat melawan Shandong Luneng Taishan di China. Namun semangat untuk menang tetap membara di dalam dada para punggawa Sriwijaya FC. Laga yang akan di siarkan secara langsung oleh stasiun televisi TPI besok (17/3) pukul 14.00 akan menjadi bukti semangat laskar wongkito. Do’a seluruh rakyat sumatera selatan akan menjadi spirit tersembuyi untuk menggapai kemenangan guna memperlancar lolos kebabak selanjutnya.
Kedua tim sama-sama sedang terluka, Sriwijaya FC takluk dari Seoul FC 4-2, sedangkan Shandong Luneng takluk dari Gamba Osaka 3-0. Sriwijaya FC saat ini berada di posisi 3 dan Shandong Luneng posisi 4 kelasmen sementara Grup F. Kita berharap Sriwijaya FC bisa bermain lepas, layaknya Liverpool menghajar Mu 4-1.
Posted by sriwijaya
Posted by sriwijaya
Posted by sriwijaya
Hadangan besar menunggu Laskar Wongkito dalam perhelatan babak 16 besar Copa Indonesia Dji Sam Soe. Hasil undian yang dilakukan PSSI dalam hal ini Badan Liga Indonesia, SFC akan ditantang oleh Persib.
Wakil Indonesia di Liga Champions Asia (LCA) Sriwijaya FC berada di grup F atau grup neraka. Di grup tersebut bercokol tim asal Jepang Gamba Osaka yang menjadi juara 3 Piala Dunia antarklub, FC Seoul dari Korea selatan dan Shandong Luneng dari Cina. Semua lawan berat, sehingga Sriwijaya FC hanya disebut sebagai tim Underdog. Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan malh merasa senang jika timnya di anggap Underdog, karena itu akan membuat anak asuhnya tidak terbebani dan bisa bemain lepas.