Sriwijaya Ayo Bangkit !!!! Tiru Semangat Liverpool

March 16, 2009

Ujian bertubi-tubi mendera Laskar Wongkito , Pasca kekalahan 4-2 atas Seoul FC di kandang sendiri kemarin (10/30) , sekarang Sriwijaya FC dihadapi masalah krisis Kiper. Saat ini Sriwijaya FC mempunyai 4 kiper, Ferry Rutin Sulu (sedang menjalani perawatan di RS. Singapura), Dede Sulaiman (Cedera otot engkel kaki), Afriyanto (masa perawatan setelah operasi patah kaki di RS. Charitas), Indrayadi (merangkap pelatih kiper). Sementara itu Fauzi Toldo yang baru saja di rekrut belum bisa di turunkan karena belum turun surat dari AFC.

Dengan kondisi seperti itu Sriwijaya FC harus melakoni laga berat melawan Shandong Luneng Taishan di China. Namun semangat untuk menang tetap membara di dalam dada para punggawa Sriwijaya FC. Laga yang akan di siarkan secara langsung oleh stasiun televisi TPI besok (17/3) pukul 14.00 akan menjadi bukti semangat laskar wongkito. Do’a seluruh rakyat sumatera selatan akan menjadi spirit tersembuyi untuk menggapai kemenangan guna memperlancar lolos kebabak selanjutnya.

Kedua tim sama-sama sedang terluka, Sriwijaya FC takluk dari Seoul FC 4-2, sedangkan Shandong Luneng takluk dari Gamba Osaka 3-0. Sriwijaya FC saat ini berada di posisi 3 dan Shandong Luneng posisi 4 kelasmen sementara Grup F. Kita berharap Sriwijaya FC bisa bermain lepas, layaknya Liverpool menghajar Mu 4-1.


Hajar Persik 2-1, Sriwijaya FC ke Puncak

February 16, 2009

Sriwijaya FC sukses menekuk Tim tamu Persik Kediri dengan skor 2-1 dalam pertandingan lanjutan Indonesian Super Legue (ISL) tadi malam (16/09). Pertandingan yang berlangsung seru, cepat dan atraktif ditunjukkan oleh kedua tim yang sama-sama ingin mencetak gol dan menang. Beberapa peluang emas dari tim Sriwijaya FC tercipta di menit-menit awal pertandingan, salah satunya dari striker Keith Kayamba Gumbs yang berhasil mencuri bola dari kesalahan Usep Munandar dan berhasil melewati Penjawa gawang Pesrsik Ahmad Kurniawan, namun sayang bola yang seharusnya masuk kegawang berhasil ditepis Hamka Hamzah.
Akhirnya gol yang ditunggu-tunggu suporter fanatik  Sriwijaya FC tercipta di menit 21, dari sudut kiri lapangan Budi sudarsono berhasil mengecoh pemain belakang M. Roby dan melepaskan umpan matang kearah Ngon A Djam yang berdiri sangat bebas dan langsung merobek gawang Ahmad Kurniawan merubah kedudukan menjadi 1-0.
Kebobolan 1 gol membuat Macan Putih Julukan persik semakin kewalahan menghadapi serangan sporadis dari Laskar Wongkito. Di menit ke 29 Striker Sriwijaya FC Ngon A Djam kembali menjebol gawang persik, namun sayang gol tersebut di anulir wasit karena Ngon terlanjur offside.
Akhirnya di menit ke 41 Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1  lewat gol Ronald Fagundes dari titik pinalti setelah Pemain depan Persik Saktiawan  Sinaga dilanggar oleh Charis Yulianto di kotak pinalti.
Dimenit ke 81 Sriwijaya FC menentukan kemenangannya menjadi 2-1 lewat gol Benben Berlian yang lagi0lagi menerima assist matang dari Budi Sudasono. Dengan hasil ini, Sriwijaya FC kembali ke puncak dan meminpin Klasmen ISL sementara dengan nilai 43.


SFC Ambisi ke Puncak

February 16, 2009

Sriwijaya FC berambisi merebut kembali puncak klasemen Djarum Liga Super Indonesia melalui laga melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/2). Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menargetkan anak asuhnya harus meraih poin penuh dengan menaklukkan Persik.

Pekan lalu, Sriwijaya FC berhasil menduduki peringkat pertama klasemen sementara meskipun hanya satu hari dengan poin 40 setelah melibas Arema Malang 4-0.

Sriwijaya FC kini di posisi ketiga, karena digeser oleh Persipura yang sama-sama meraih poin 40 namun unggul selisih gol. Merebut p oin penuh di kandang akan membuat Sriwijaya FC memiliki poin 43. Sedangkan Persija Jakarta yang sekarang bertengger di posisi puncak hanya mengantongi poin 41.

Rahmad mengingatkan anak asuhnya agar mewaspadai lawan yang akan dihadapi. Secara teori, kata Rahmad, laga menghadapi Persik akan lebih berat dibandingkan menghadapi Arema.

Rahmad mengungkapkan, susunan pemain yang akan dikerahkan untuk menghadapi Persik tidak jauh berbeda dengan susunan pemain saat menghadapi Arema. Rahmad masih mempercayakan lini depan kepada pasangan Ngon A Djam dan Keith Kayamba yang produktif mencetak gol. Ngon A Djam kini merupakan pemain yang paling banyak membuat gol dengan mengoleksi 14 gol.

(source: kompas.com)


Persib Lawan Sriwijaya di 16 Besar Copa

February 11, 2009

copaHadangan besar menunggu Laskar Wongkito dalam perhelatan babak 16 besar Copa Indonesia Dji Sam Soe. Hasil undian yang dilakukan PSSI dalam hal ini Badan Liga Indonesia, SFC akan ditantang oleh Persib.

Kita tahu Persib bukanlah lawan sembarangan. Tim dengan skuad juara dan bertabur akan bintang, terlebih ada top skor ISL di sana yaitu, Christian “El-Loco” Gonzales.

Untuk diketahui drawing ini belum ditentukan siapa yang akan menjadi tuan rumah dulu, dan tanggal bertandingnya.

Tapi semangat RD dan Dodi R. Alex, selaku pelatih dan Direktur PT SOM sangatlah tinggi, mereka menilai ini adalah undian yang fair, dan mereka pun optimis SFC akan menjuarai kembali Copa Indonesia.


Bantai Arema Bonus pun Datang

February 9, 2009

Pertandingan yang sangat menghibur tadi malam menjadi suatu kekaguman tersendiri dari manajemen Sriwijaya F.C. Empat gol telak yang berhasil disarangkan ke gawang M. Yasir dan kiper pengganti Arema Kurnia Mega membuat manajemen rela mengeluarkan kocek Rp 75 juta sebagai bonus pelecut semangat.

Kemenangan yang diwarnai hattrick dari Ngon A Djam mengantar striker jangkung ini menjadi top skor bersama Christian Gonzales yang saat ini bermain untuk Persib. Gol pamungkas dilesakkan oleh Alamsyah Nasution.

Di pertandingan sendiri turun dengan pormasi 4-4-2 kombinasi 4-3-3 Sriwijaya F.C. tampil kesetanan dari babak pertama, hasilnya solo run Gumbs harus dihentikan dengan tarikan baju dari bek Arema Suroso, penalti pun diberikan oleh wasit Aeng Suryana dari Bandung, dengan tenang Ngon berhasil mengecoh M. Yasir.

Ketinggalan satu gol, Arema tetap bermain terbuka, tetapi keasyikan menyerang dimanfaatkan Zah Rahan untuk mengecoh pemain belakang dan mengirim umpan yang tidak lengket ditangkap oleh Yasir, dengan tenang Ngon lagi-lagi melesakkan si kulit bundar.

Di babak kedua, tidak ada perubahan, tampil terus menekan Benben Berlian dengan senyum mengirim umpan manis ke Ngon A Djam, dengan sontekan kaki kirinya, hattrick pun tercipta.

Demi mengadaptasikan Budi Sudasono, Si Piton pun dimasukkan, tapi sayang berbagai peluang yang dihasilkan gagal dimanfaatkan Budigol (julukan lain Budi).

Justru Alamsyah yang baru 2 menit masuk menggantikan Ambrizal mendulang gol pamungkas.

RD sendiri berkomentar bahwa taktik yang dia usungkan benar-benar diterapkan, “Mereka bermain layaknya seorang laki-laki”. Dengan hasil ini sendiri posisi pertama klasemen berhasil direbut dari tangan Persipura yan gbaru akan bertanding hari ini melawan Persib. Tapi Persipura lebih diuntungkan karena baru 18 kali bertanding sedangkan SFC 20 kali. (Aan)


Sejarah Terulang (Lagi, Imbang dengan PSIS)

February 5, 2009

Lagi-lagi, Sriwijaya tidak berhasil mengalahkan PSIS di kandang sendiri. Bermain di depan puluhan ribu penonton yang memadati Gelora Sriwijaya Jakabaring, hasil akhir berkesudahan 2-2.

Formasi 4-3-3 yang diterapkan oleh RD, tidak mampu memporak-porandakan pertahanan PSIS yang dikawal Anotonio Teles, N’Nenggue dan Fery Irawan, Budigol jadi terlihat kaku. Terbukti peluang-peluang yang diciptakan tidak dapat berbuah manis.

Sebaliknya serangan secara frontal oleh PSIS berbuah gol yang dilesakkan N’Nengge, tandukan pemain asing ini membuat Ferry memungut bola dari gawangnya. Kedudukan 0-1 pun tidak berubah sampai jeda babak pertama.

Ketinggalan satu gol, RD merubah taktik serangan, Budi diubah ke posisi penyerang sayap. Alhasil serangan gencar yang diterapkan membuat Zah Rahan menyamakan kedudukan pada menit 50, bahkan SFC balik unggul sepuluh menit kemudian lewat penalti Obiora setelah Ngon A Djam dijegal di kotak terlarang.

Keasyikan menyerang membuat para laskar lengah, alhasil kapten PSIS
Onambele Basile menundukkan Ferry, dengan aksinya masuk ke kotak penalti pertahanan SFC.

Skor pun tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan. Adapun data dan fakta pertandingan:

Data dan Fakta
Sriwijaya FC: 2
Gol: Zah Rahan 50’, Obiora 60’(pen)
Kartu kuning: 2 (Worabay 19’, Isnan Ali 89’)

Susunan pemain: 12-Ferry (k); 24-Worabay/25-Isnan Ali 46’, 4-Charis, 13-Tsimi Jacques Joel, 7-M Nasuha; 29-Wijay/6-Tony Sucipto 66’, 10-Zah Rahan, 9-Obiora; 5-Budi Sudarsono, 8-Ngon A Djam, 17- Keith Kayamba (C)
Pelatih: Rahmad Darmawan

Pelita Jaya: 2
Gol: N’Nenggue 12’, Basile 63’
Kartu Kuning: Basile 23’
Susunan Pemain: 12-Basuki (k); 3-Idrus, 16-Deni Rumba, 88-Leke, 19-Heri Susilo; 39-Hendro, 30-Basile (C), 75-Aziz Dnibi/18-Sapto 86’; 99-Teles, 25-N’Nenggue/11-Johan Yoga 86’; 31-Fery Irawan
Pelatih: Bambang Nurdiansyah

Tempat: Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang


Sriwijaya FC Menang Tipis Atas Pelita Jaya

February 3, 2009

Sriwijaya FC membuka putaran II ISL dengan hasil memuaskan. Dalam pertandingan sabtu malam kemarin (31/1) Sriwijaya FC menang tipis atas tamunya Pelita Jaya. Sriwijaya FC yang turun tidak dengan kekuatan penuh, beberapa punggawa inti yang tergabung dalam timnas seperti Charis Yulianto, Isnan Ali, Wijay dan pemain anyar Sriwijaya FC Budi Sudarsono sengaja di parkir pelatih Rahmad Darmawan.
Diawal babak pertama Sriwijaya FC langsung tampil agresif, duet Ngon A Djam dan Keith Kayamba benar-benar menjadi ancaman serius bagi Dian Agus Prasetyo Kiper Pelita Jaya. Ancaman itu terbukti saat Sundulan Striker Ngon A Djam merobek gawang Dian Agus di menit ke 7 dan merubah kedudukan menjadi 1-0. Di menit-menit selanjutnya kedua tim tampil silih berganti menyerang, beberapa peluang dari tuan rumah dan tamu kerap mengancam gawang masing-masing tim.
Memasuki babak kedua Pelatih Rahmad Darmawan menurunkan Charis Yulianto, Wijay dan Budi Sudarsono. Masuknya budi sudarsono dio menit akhir sedikit memberi semangat bagi para suporter yang sejak awal pertandingan meneriakkan nama striker berjuluk Budigol tersebut. Namun sayang pelung yang di dapat Budi belum mampu menambah poin bagi LAskar Wong kito sampai pertandingan berahir dan kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan Sriwijaya FC .


Jangan Pandang Sebelah Mata PSIS

February 2, 2009

Tiga angka yang diraih saat melawan Pelita Jaya, membuat skuad asuhan Rahmad Darmawan makin optimis saat meladeni PSIS, Rabu 4 Februari pukul 19.00 wib.

Suatu modal penting bagi SFC, untuk tetap eksis sebagai calon juara ISL pertama. Seperti kita ketahui persaingan sangat ketat sekali, di antara empat besar klasemen.

PSIS sendiri diperkirakan akan tiba hari ini di Bumi Sriwijaya. Hal yang terpenting tentu SFC tidak boleh menganggap enteng tim yang berjuluk Mahesa Jenar ini, walau di pertandingan kemarin hanya bermain imbang 2-2 melawan PSMS. Ingat musim lalu SFC tertahan di kandang tanpa gol.

Hal yang harus diperhatikan adalah finishing touch dari para bomber SFC. Pada saat melawan Pelita Jaya, Sabtu kemarin. Laskar Wongkito hanya berhasil satu gol diantara sekian banyak peluang yang ada.

Sementara itu, jika Anda melihat di tribun VIP kemarin, adanya perwakilan dari Seoul F.C. menonton pertandingan SFC vs Pelita Jaya. Mereka merasa sangat kagum dengan Gelora Jakabaring serta penonton yang sangat tertib. Tentunya juga kedatangan mereka untuk mengintip kekuatan permainan Laskar Wongkito. (Aan)


Pelita Jaya Rebut Budi Sudarsono dari SFC

January 13, 2009

Pelita jaya melalui manajernya Rahim Soekasah menyatakan bahwa Budi Sudarsono telah resmi bergabung bersama pelita jaya. Bahkan Ketua PSSI Nurdin Halid dan wakilnya Nirwan Bakrie pun mengakui hal itu. Tentu saja berita ini mengejutkan banyak pihak karena sebelumnya diberitakan kalau Striker Timnas itu sudah deal dengan Sriwijaya FC dan memprioritaskan Sriwijaya FC untuk bergabung.
Sangat disayangkan sekali disaat Sriwijaya FC membutuhkan Pemain Berkualitas untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang LCA justru ada saja yang cemburu dan berusaha menjegal Sriwijaya FC agar tidak berprestasi.

Maju terus Sriwijaya FC !!!
Bravo Sriwijaya FC !!!


Sriwijaya FC Berada di Grup Neraka

January 9, 2009

lcaWakil Indonesia di Liga Champions Asia (LCA) Sriwijaya FC berada di grup F atau grup neraka. Di grup tersebut bercokol tim asal Jepang Gamba Osaka yang menjadi juara 3 Piala Dunia antarklub, FC Seoul dari Korea selatan dan Shandong Luneng dari Cina. Semua lawan berat, sehingga Sriwijaya FC hanya disebut sebagai tim Underdog.  Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan malh merasa senang jika timnya di anggap Underdog, karena itu akan membuat anak asuhnya tidak terbebani dan bisa bemain lepas.

Laga yang akan dihelat tanggal 10 maret mendatang diikuti oleh 32 tim dan meperebutkan hadiah uang 1,5 juta dollar AS bagi tim juara dan 750.000 dollar AS untuk tim runner-up. Berikut jadwal pertandingan Sriwijaya FC :

10 Maret 2009: Sriwijaya FC vs FC Seoul
17 Maret 2009: FC Shandong Luneng vs Sriwijaya FC
8 April 2009: Gamba Osaka vs Sriwijaya FC
21 April 2009: Sriwijaya FC vs Gamba Osaka
6 Mei 2009: FC Seoul vs Sriwijaya FC
20 Mei 2009: Sriwijaya FC vs FC Shandong Luneng

Hasil Undian Pembagian Grup Liga Champions Asia 2009

Grup A
Al Hilal (Arab Saudi)
Pakhtakor (Uzbekistan)
Al Ahli (UEA)
Saba Battery (Iran)

Grup B
Persepolis (Iran)
Al Shabab (Arab Saudi)
Al Gharafa (Qatar)
Juara play-off 1

Grup C
Al Jazira (UEA)
Esteghlal (Iran)
Al Ittihad (Arab Saudi)
Umm Salal (Qatar)

Grup D
Bunyodkor (Uzbekistan)
Al Shabab (UEA)
Sepahan (Iran)
Al Ettifaq (Arab Saudi)

Grup E
Ulsan Hyundai (Korsel)
Newcastle Jets (Australia)
Beijing Guoan (China)
Nagoya Grampus (Jepang)

Grup F
Gamba Osaka (Jepang)
FC Seoul (Korsel)
Sriwijaya FC (Indonesia)
Shandong Luneng (China)

Grup G
Shanghai Shenhua (China)
Kashima Antlers (Jepang)
Suwon Bluewings (Korsel)
Juara play-off 2

Grup H
Central Coast Mariners (Australia)
Tianjin Teda (China)
Kawasaki Frontale (Jepang)
Pohang Steelers (Korsel)